Friday, September 26, 2014

Sashimi (刺身) Irisan Ikan mentah ditambah Cuka

Sashimi (刺身)
Adalah hidangan ikan mentah yang diiris tipis. Ini adalah salah satu hidangan yang paling terkenal dalam masakan Jepang. Makanan laut ini paling sering dimakan sebagai sashimi, tetapi jenis lain dari daging (seperti daging sapi, kuda dan rusa) dan makanan (seperti kulit tahu yuba dan konnyaku) juga dapat disajikan sebagai sashimi.

Piring Sashimi tersedia di berbagai jenis restoran dan paling banyak izakaya. Mereka juga populer digunakan di Teishoku set makanan dan merupakan unsur standar tradisional saja makanan kaiseki. Irisan dari makanan mentah sering disajikan diatur di atas tempat tidur robek daikon dan hiasi dengan daun shiso. Di beberapa restoran, sisa ikan kadang-kadang disajikan bersama sashimi sebagai hiasan.

Sashimi (刺身) Irisan Ikan mentah ditambah Cuka - Info terbaru hari ini

Cara makan sashimi.
Kebanyakan jenis sashimi yang dibumbui dengan kecap dengan mencelupkan setiap bagian ke dalam piring kecil kecap sebelum memakannya. Biasanya tanggung jawab pengunjung 'untuk mengisi piring kecil dengan kecap, dan itu adalah cara yang baik untuk menuangkan hanya sebanyak kecap yang diperlukan.

Tergantung pada jenis sashimi, sedikit wasabi atau bubuk jahe dapat ditambahkan ke bagian sashimi. Hal ini paling elegan dilakukan dengan menyeka dengan wasabi atau jahe langsung ke potongan-potongan sashimi (sebagai lawan mencampurnya ke dalam kecap). Beberapa orang juga menikmati makan daikon dan shiso hiasan; kedua sayuran memiliki segar, rasa minty.

Sementara itu di Guangzhou.
Gara-gara Sashimi, Pria Ini Digerogoti Cacing Pita.
Seorang pria di Guangzhou, Cina, hampir kehilangan nyawanya lantaran sering memakan makanan khas Jepang, sashimi. Sashimi adalah irisan ikan mentah yang disajikan dalam kondisi segar dengan cuka khas Jepang.

Pria Cina yang tak disebutkan namanya itu kini dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Guangzhou, Provinsi Guangdong, Cina bagian Timur. Pria tersebut menjadi sarang hidup ribuan parasit cacing pita.

Berdasarkan hasil pemindaian sinar-X, seperti dikutip dari Daily Mail, ribuan cacing pita hidup di hampir seluruh tubuh pria malang tersebut. Hampir seluruh bagian dada, punggung, hingga pinggang dan pahanya dikerubungi cacing pita sepanjang 3-4 sentimeter.

Menurut keterangan dokter di rumah sakit, pasien tersebut datang dengan keluhan sakit perut dan gatal di sekujur kulitnya. Dokter yakin cacing-cacing tersebut terbawa masuk ke dalam tubuh melalui sashimi yang dimakan korban. Dokter menduga irisan daging ikan mentah dalam sashimi sudah tercemar telur cacing pita.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi ikan mentah atau yang dimasak tak sempurna bisa mengakibatkan berbagai infeksi parasit. Infeksi cacing pita terjadi setelah pasien menelan larva diphyllobothrium yang ditemukan pada ikan tawar, seperti salmon. Larva itu tetap ada meski kan tersebut sudah diasinkan dan diasapi.

Angka kasus infeksi cacing pita semakin meningkat di wilayah miskin dengan sistem sanitasi yang buruk. Namun, infeksi cacing pita juga ditemukan di negara maju. Dugaan sementara, peningkatan kasus tersebut di negara maju disebabkan oleh meningkatnya popularitas makanan mentah, seperti sushi dan sashimi.

Dugaan tersebut tertuang dalam jurnal Canadian Family Physician. "Makanan populer selain sushi dan sashimi juga mungkin terkait, seperti ikan fillet mentah yang diasinkan yang berasal dari Baltik atau Skandinavia. Selain itu carpaccio atau ikan dan daging mentah supertipis yang biasa disajikan di Italia, salmon mentah, dan atau ceviche yang direndam cairan garam yang tak terlalu asin," ujar penulis dalam jurnal itu, Nancy Craig.

Sementara itu, Dr Yin, salah satu dokter di Rumah Sakit Umum Guangzhou dalam situs Thatsmags.com mengatakan makanan yang terkontaminasi telur cacing pita bisa menyebabkan cysticercosis atau kondisi ketika cacing dewasa masuk ke aliran darah seseorang. Infeksi seperti ini tak bisa dianggap remeh dan bisa mengancam nyawa.
Terlebih jika cacing pita mencapai otak manusia.
http://www.tempo.co/read/news/2014/09/26/121609826/Gara-gara-Sashimi-Pria-Ini-Digerogoti-Cacing-Pita